Ratusan
perusahaan Amerika Serikat siap memasuki Indonesia dan meningkatkan berbagai
kerja sama untuk menambah pemasukan negara ini. Masuknya perusahaan AS
akan sangat efektif, terutama karena perusahaan Amerika lebih unggul dalam
banyak hal dibandingkan perusahaan-perusahaan di Indonesia. Kerja sama
perdagangan dengan Indonesia tahun lalu mencapai US$20 miliar (102,5
triliun),"
Alasan
pemerintah Amerika Serikat berinvestasi di Indonesia karena Sumber Daya Alam Di
Indonesia sangat menggiurkan, disisi lain pemerintah Indonesia sangat antusias dan membuka tangan atas
kedatangan para investor asing yang menggeruk SDA, alasan utama pemerintah
Indonesia menerima para investor asing adalah peningkatan ekonomi dan
pembangunan berskala nasional. Sementara faktor kelestarian lingkungan sangat
di nomor sekiankan sehingga berbagai bencana yang menyelimuti negara saat ini.
Walaupun amdal telah tersusun rapi akan tetapi celah terhadap kerusakan
lingkungan sangat besar dan hal itu tidak bisa dipungkiri.
Sementara
pendapatan pemerintah dari sektor pajak Sepanjang 2010, pemerintah memperoleh
pajak dari pertambangan Rp. 50,03 triliun. Nah.. dibandingkan dengan pendapatan
perusahaan Amerika Serikat diatas mencapai 102,5 triliun sangat jauh berbeda.
Pendapatan ini dari semua jenis pertambangan di Indonesia .
Satu
persatu perusahaan tambang dibuka untuk mengagali Sumber Daya Alam Indonesia
yang masih belum terjamah oleh perusahaan-perusahaan lain. Ironis nya meningkat
nya pembukaan lahan tambang di Indonesia maka meningkat juga perusakan hutan
akibat areal bekas tambang tanpa ada restorasi dan rehabilitasi lahan bekas
tambang. Perbedaan pespektif tentang pemanfaatan sumber daya alam mungkin
menjadi penyebab pengelolaan sumber daya alam tidak sesuai sehingga menyebabkan
kerusakan lingkungan. Sehingga pencapaian perspektif mengenai Sumber Daya Alam
hanya mengacu pada pembangunan, meskipun pro kontra atau negatif dan positif
pihak pemerintah Indonesia mengenai pengelolaan SDA hanyalah persoalan
pembangunan berskala nasional tersebut.
Sementara
saat ini pemerintah tidak melihat dari faktor lingkungannya sehingga lahan
bekas eksploitasi tambang terjadi degradasi dan bahkan tidak dapat digunakan
untuk bertani dengan jangka waktu yang
dekat, bahkan sampai ratusan tahun lahan itu bisa digunakan. Dapat
dilihat pula, dari beberapa kasus yang terjadi di Indonesia. Saat ini bahwa
masyarakat yang berada disekitar areal pertambangan tersebut sangat jauh dari
kesejahteraan, bahkan sosial-budaya pun ikut terhanyut dan punah. Disebabkan oleh
aktivitas pertambangan tersebut.
Pertanyaan
kemudian, adalah mengapa pemerintah Indonesia membuka tangan atas kedatangan
investor dari segi pertambangan masuk ke Indonesia…???? Dengan alasan-alasan
diatas tadi. Sesungguhnya masih ada
jalan lain untuk mensejahterakan rakyat dan metode pembangunan tanpa memasukkan
investor asing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan Buat Komentar Anda