Dalam Hidup, Tidak Ada Yang Mutlak selain Perubahan. Tugas Sejarah Kita Adalah Merubah Perubahan Itu. Maka Mulailah Perubahan dari Diri Kita. Tidak ada Mustahil Jika Kita Punya Tekad Kuat Untuk Berubah.

Selasa, 24 April 2012

Pengerukan Sumber Daya Alam di Indonesia Semakin Menggila.



Ratusan perusahaan Amerika Serikat siap memasuki Indonesia dan meningkatkan berbagai kerja sama untuk menambah pemasukan negara ini. Masuknya perusahaan AS akan sangat efektif, terutama karena perusahaan Amerika lebih unggul dalam banyak hal dibandingkan perusahaan-perusahaan di Indonesia. Kerja sama perdagangan dengan Indonesia tahun lalu mencapai US$20 miliar (102,5 triliun),"
Alasan pemerintah Amerika Serikat berinvestasi di Indonesia karena Sumber Daya Alam Di Indonesia sangat menggiurkan, disisi lain pemerintah Indonesia  sangat antusias dan membuka tangan atas kedatangan para investor asing yang menggeruk SDA, alasan utama pemerintah Indonesia menerima para investor asing adalah peningkatan ekonomi dan pembangunan berskala nasional. Sementara faktor kelestarian lingkungan sangat di nomor sekiankan sehingga berbagai bencana yang menyelimuti negara saat ini. Walaupun amdal telah tersusun rapi akan tetapi celah terhadap kerusakan lingkungan sangat besar dan hal itu tidak bisa dipungkiri.

Sementara pendapatan pemerintah dari sektor pajak Sepanjang 2010, pemerintah memperoleh pajak dari pertambangan Rp. 50,03 triliun. Nah.. dibandingkan dengan pendapatan perusahaan Amerika Serikat diatas mencapai 102,5 triliun sangat jauh berbeda. Pendapatan ini dari semua jenis pertambangan di Indonesia .
Satu persatu perusahaan tambang dibuka untuk mengagali Sumber Daya Alam Indonesia yang masih belum terjamah oleh perusahaan-perusahaan lain. Ironis nya meningkat nya pembukaan lahan tambang di Indonesia maka meningkat juga perusakan hutan akibat areal bekas tambang tanpa ada restorasi dan rehabilitasi lahan bekas tambang. Perbedaan pespektif tentang pemanfaatan sumber daya alam mungkin menjadi penyebab pengelolaan sumber daya alam tidak sesuai sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan. Sehingga pencapaian perspektif mengenai Sumber Daya Alam hanya mengacu pada pembangunan, meskipun pro kontra atau negatif dan positif pihak pemerintah Indonesia mengenai pengelolaan SDA hanyalah persoalan pembangunan berskala nasional tersebut. 

Sementara saat ini pemerintah tidak melihat dari faktor lingkungannya sehingga lahan bekas eksploitasi tambang terjadi degradasi dan bahkan tidak dapat digunakan untuk bertani dengan jangka waktu yang  dekat, bahkan sampai ratusan tahun lahan itu bisa digunakan. Dapat dilihat pula, dari beberapa kasus yang terjadi di Indonesia. Saat ini bahwa masyarakat yang berada disekitar areal pertambangan tersebut sangat jauh dari kesejahteraan, bahkan sosial-budaya pun ikut terhanyut dan punah. Disebabkan oleh aktivitas pertambangan tersebut.

Pertanyaan kemudian, adalah mengapa pemerintah Indonesia membuka tangan atas kedatangan investor dari segi pertambangan masuk ke Indonesia…???? Dengan alasan-alasan diatas tadi. Sesungguhnya masih  ada jalan lain untuk mensejahterakan rakyat dan metode pembangunan tanpa memasukkan investor asing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Buat Komentar Anda